Panggung Aspirasi, Wadah BEM FIS Kritik Birokrasi

KILAS LK
Beberapa mahasiswa menyanyikan lagu perjuangan di panggung aspirasi BEM FIS. (Foto Amel-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Panggung Aspirasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Makassar (UNM) menjadi wadah mahasiswa dalam mengkritik kebijakan birokrasi kampus. Kegiatan ini berlangsung di Taman FIS, Rabu, (12/9) lalu.

Presiden BEM FIS, Bahrul mengatakan, bahwa panggung aspirasi ini sebagai langkah solutif dalam penyampaian aspirasi. Sehingga gerakan mahasiswa tidak monoton hanya sebatas aksi demonstrasi saja.

“Ini adalah langkah taktis penyampaian aspirasi, karena tidak bisa dipungkiri bahwa tidak semua mahasiswa mampu meluapkan aspirasinya dalam bentuk orasi saja,” katanya.

Mahasiswa asal Pare pare ini berharap, agar mahasiswa dapat lebih berani dalam menyampaikan aspirasinya meskipun bukan dalam bentuk aksi demontrasi. Ia menganggap bahwa panggung aspirasi ini adalah bentuk perlawanan paling sederhana selain dari mobilisasi massa.

“Semoga mereka bisa lebih berani untuk menyampaikan aspirasi bisa lewat tulisan ataupun seni musik atau puisi,” harapnya.

Ia juga menambahkan, bahwa kegiatan seperti ini mampu melatih mentalitas mahasiswa FIS. Dan sebagai bekal untuk melahirkan orator yang matang nantinya.

“Paling tidak, akan lahir orator yang matang dari panggung aspirasi ini,” tambahnya.

Panggung aspirasi ini diwarnai dengan berbagai penampilan dari Lembaga Kemahasiswaan Se-FIS dalam bentuk pembacaan puisi, pemutaran musik, menyanyikan lagu perjuangan dan orasi ilmiah. (*)


*Reporter: St. Reski Amalia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *