Berikut 8 Tips Mudik Aman Dengan Kendaraan Pribadi

Gaya Hidup Mahasiswa UNM Universitas Negeri Makassar
 Ilustrasi mudik. (llustrasi: Int)

PROFESI-UNM.COM  Mudik telah tiba. Bagi perantauan atau mahasiswa, mudik ke kampung halaman dan berkumpul bersama  keluarga menikmati kebersamaan hari Raya Idul Fitri menjadi momen yang dinanti-nantikan, Minggu (10/6)

Ada beragam pilihan cara mudik, mudik dengan transportasi umum atau pribadi, lalu pilihan mudik dengan transportasi darat, udara, dan laut. Untuk pemilihan transportasi umum, mudik biasanya dilakukan jauh-jauh hari guna mengantisipasi kenaikan harga tiket kendaraan umum seperti, bus, pesawat terbang dan kapal laut.

Umumnya, semakin dekat dengan hari raya maka harga tiket juga melambung kian tinggi dibandingkan dengan tiket di luar hari besar. Tidak heran jika sekarang orang-orang lebih memilih mudik dengan menggunakan transportasi pribadi seperti mobil dan sepeda motor. Sebab, bisa menekan ongkos transportasi. Namun, masing-masing memiliki nilai plus dan minus.

Berikut beberapa tips mudik agar aman dan selamat sampai tujuan.

1. Periksa Kondisi Kendaraan

Hal utama dan paling penting dilakukan sebelum mudik adalah memeriksa kondisi kendaraan Anda terlebih dulu. Lakukan cek mobil atau motor ke bengkel terdekat. Kondisi kendaraan Anda menjadi faktor terpenting dan paling berpengaruh pada keselamatan Anda dan keluarga jika mudik dengan kendaraan pribadi.

Untuk mobil, usahakan untuk periksa mesin, rem, oli, air bag dan roda. Untuk motor, mesin, rem dan ban motor harus dipastikan dalam kondisi baik. Jangan meremehkan hal ini, karena banyak terjadi kecelakaan di jalan dikarenakan kondisi kendaraan kurang layak untuk dipakai mudik.

2. Hindari Mengangkut Penumpang Melebihi Kapasitas Kendaraan

Untuk keselamatan dan kenyamanan ketika mudik, sebaiknya hindari mengangkut beban atau orang yang melebih kapasitas dari kendaraan Anda. Pada dasarnya, setiap kendaraan didesain untuk mengangkut beban atau orang sesuai kapasitasnya masing-masing.

Namun, jika terjadi kelebihan beban, hal ini berpotensi pada keselamatan semua penumpang. Misal untuk sepeda motor, kapasitas normalnya adalah untuk 2 orang, jika Anda memiliki seorang anak kecil yang berusia dibawah 7 tahun, maka berkendara bertiga masih diperbolehkan.

3. Bawa Uang Tunai

Membawa uang tunai tergolong penting di saat Anda mudik. Sebab, selama perjalanan menuju kampung halaman, tidak selalu ada mesin ATM dan tidak semua toko bisa dibayar dengan kartu debit atau kartu kredit sehingga membawa uang tunai yang cukup adalah sebuah keharusan. Tidak perlu berlebihan, sebaiknya sebelum mudik, lakukan perhitungan kisaran uang yang dibutuhkan selama di perjalanan.

4. Bawa Makanan Dan Minuman Yang Cukup

Kemacetan saat mudik itu sering terjadi, kemacetan bisa terjadi dimana saja, seperti di dalam tol, di jalanan panjang atau jalanan kecil yang menjadi jalur mudik. Oleh karena itu, hal penting berikutnya adalah membawa persediaan makanan dan minuman yang cukup. Saat berkendara di tengah kemacetan yang membuat stress, Anda bisa berpotensi lapar dan haus, bahkan hal ini bisa menyebabkan kehilangan konsentrasi saat menyetir.

Hindari mengendarai kendaraan jarak jauh dalam kondisi lapar, Anda sebaiknya makan terlebih dahulu lalu melanjutkan kembali perjalanan Anda. Sebab itu, penting untuk menyediakan makanan ringan seperti buah-buahan, roti, atau snack favorit saat mudik dengan kendaraan pribadi.

5. Aktifkan GPS atau Bawa Peta

Khusus bagi Anda yang tidak hafal jalan, atau tertarik untuk mencari jalan alternatif guna menghindari kemacetan. Ada baiknya saat mudik, aktifkan selalu GPS atau google map di smart phone Anda. Pastikan baterai ponsel Anda mencukupi, bawa pula power bank untuk di perjalanan.

Jika Anda punya peta, sebaiknya dibawa juga untuk antisipasi salah rute perjalanan. Hal ini penting, jangan sampai waktu Anda habis hanya di jalan karena nyasar atau macet total. Itulah gunanya kamu membawa peta atau GPS. Kamu bisa berkendara dengan lebih pasti dan lebih tepat dengan membawa peta dan GPS.

6. Patuhi Lalu Lintas

Mau cepat sampai kampung halaman secepat mungkin, jadi kalau bisa tancap gas di jalan. Hal ini berisiko negatif untuk keselamatan Anda. Untuk pengemudi motor, gunakan helm yang berstandar SNI dan nyalakan selalu lampu motor. Sebaiknya, Anda memilih untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas saja dan berkendara sesuai dengan kecepatan normal. Tidak perlu mengebut atau selap-selip kiri-kanan, terobos rambu lalu lintas, yang nantinya bisa berujung kecelakaan di jalan yang merugikan keselamatan Anda dan keluarga.

7. Istirahat Saat Kelelahan

Perjalanan yang jauh dan macet akan membuat badan lelah. Jangan paksakan diri untuk terus menyetir jika Anda sudah kelelahan. Ambillah waktu untuk beristirahat di tempat peristirahatan terdekat, misalnya di pom bensin terdekat atau tenda-tenda peristirahatan terdekat. Kembalilah menyetir ketika tubuh sudah kembali fit. Miliki prinsip berkendara yang aman dan nyaman, sebab itu istirahat menjadi hal pertimbangan penting.

8. Utamakan Keselamatan

Fakta umum di lapangan, kecelakaan yang terjadi selama masa mudik lebih disebabkan karena kelalaian pengendara. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan selama perjalanan, sebaiknya Anda mengutamakan keselamatan saat memutuskan akan mudik dengan kendaraan pribadi. Ingat, tidak perlu egois saat berkendara di jalan, lakukan persiapan yang baik agar mudik tahun ini aman, nyaman, lancar dan selamat hingga tujuan Anda.(*)

[divider][/divider]

 

*Reporter: Masturi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *