Berita Terbaru!! :

Berita Terbaru

Teknologi Pendidikan STKIP Sidrap Berguru ke FIP UNM

Admin by Persma UNM on Thursday, 30 October 2014 | 15:32

Mahasiswa TP STKIP Sidrap di sambut langsung oleh
Ketua Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan FIP UNM
(Kasdar-Profesi)
PROFESI-UNM.COM - Jurusan Teknologi Pendidikan (TP) Sekolah Tinggi Ilmu Pendidikan Sidenreng Rappang (STKIP Sidrap) hari ini, Kamis (30/10) melakukan studi banding di Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM).

Dalam kunjungannya, dosen TP STKIP Sidrap, Muh. Takdir Rasyid mengatakan, tujuan kedatangannya di UNM ini adalah untuk berguru dan mempelajari proses kerja-kerja akademik di FIP UNM khususnya di Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan (KTP).

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini juga sebagai bentuk program kerja untuk meningkatkan kualitas jurusan yang dinaunginya. "Kami melihat minat masyarakat meningkat setiap semesternya, untuk itu tentu kami harus banyak melakukan kegiatan yang dapat mengangkat nama TP. Salah satunya dengan studi banding ini," tuturnya.

Kedatangan Jurusan TP STKIP Sidrap tersebut disambut langsung oleh Ketua Jurusan KTP FIP UNM, Pattaufi beserta Kepala Laboratorium KTP Farida Febriati.

Pattaufi mengatakan, saat ini bukan lagi saatnya untuk bersaing antara satu sama lainnya. Tapi, menurutnya sebagai jurusan yang sama, juga harus punya visi yang sama pula.

"Memang masyarakat terkadang melihat kita sebagai jurusan kurang populer, namun ini akan menjadi sebuah rumpun yang akan mengikat kita agar dapat dikenal dikalangan masyarakat," ungkapnya. (*)

*Reporter: Kasdar Kasau

Mahasiswa FBS Tindaklanjuti Dugaan Pemukulan ke Polda

Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL)
atas nama Gunawan
(Foto: Febriawan Djalil - Profesi)
PROFESI-UNM.COM - Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) menindaklanjuti kasus dugaan pemukulan yang dilakukan oleh oknum Brimob terhadap mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman, Gunawan, Sabtu lalu (25/10). Kini kasus ini tengah ditangani Kepolisan Daerah (Polda) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) setelah Gunawan bersama rekan-rekannya melapor, Selasa (28/10) lalu.

Sebelumnya, mahasiswa angkatan 2013 itu telah malaporkan kasus ini ke Polsek Tamalate pada hari kejadian yang juga disertai dengan pemeriksaan visum di RSU Haji Makassar. Hal tersebut dibenarkan oleh Sirajuddin, salah satu rekannya.

"Polsek Tamalate yang menganjurkan kami untuk melaporkan ke Polda karena untuk kasus seperti ini memang mesti ditangani di sana," ungkap mahasiswa Program Studi (Prodi) Sastra Inggris ini.

Berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), Brimob yang sedang berjaga di FBS diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan dengan cara memukul dan menendang. Akibatnya, wajah, leher belakang dan pinggang belakang korban lebam.

Diduga pelaku menganiaya korban karena pada saat sedang melintas di depan kelas ketika hendak ke Watercloset (WC), korban menendang bola plastik. Bola tersebut melenceng dan mengenai dinding basecamp brimob. Diduga karena persoalan tersebut terjadilah penganiayaan. (*)

*Reporter: Agung Rinaldy Malik

Guru Besar UGM Sambangi Antropologi UNM

Guru Besar Antropologi UGM Heddy Shri Ahimsa Putra
(Kedua dari kiri), dan Guru Besar Antropologi UNM 
Darman Manda (Kedua dari kanan).
(sumber - ist)
PROFESI-UNM.COM - Guru besar Antropologi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gadjah Mada (UGM), Heddy Shri Ahimsa Putra menyambangi Prodi Pendidikan Antropologi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Makassar (UNM), di Gedung Fakultas, Rabu (29/10).

Kehadiran guru besar Antropologi UGM ini, guna memberikan kuliah umum yang bertemakan "Antropologi Politik" kepada seluruh mahasiswa FIS, utamanya mahasiswa antropologi dan sejarah.

Heddy Shri Ahimsa Putra dalam kuliah umumnya menjelaskan, bahwa ranah cakupan ilmu antropologi ini sangat luas, kerena merupakan disiplin ilmu yang bisa memasuki seluruh bidang ilmu pengetahuan.

"Antropologi ini ilmu yang menjajah, tiap bidang ilmu bisa dimasuki oleh antropologi, seperti antropologi ekonomi, politik, hukum, pariwisata, kuliner, kesehatan, dll," jelasnya. (*)

*Reporter: Arnawan Arief

Besok, Sehari Boleh Gila Di Orange Fest

Admin by Arnawan Arief on Wednesday, 29 October 2014 | 23:07

Pengunjung menikmati suasana Orange Fest Tiga
(Febriawan Djalil - Profesi)
PROFESI-UNM.COM - Memasuki hari ketiga pelaksanaan Orange Fest Tiga (OFT) 2014 yang digelar Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (HMDKV) Fakultas Seni dan Desain (FSD). Panitia akan mengadakan sehari boleh gila dalam memeriahkan hari terakhir pelaksanaan Orange Fest tahun ini.

Kegiatan yang berlangsung di depan gedung perpustakaan Kampus UNM Gunungsari mendatangkan berbagai komunitas yang ada di Makassar. "Besok ada banyak hal menarik yang disuguhkan, akan dimeriahkan juga oleh komunitas berkostum anime," beber Nurul Hikmah salah satu panitia kegiatan.

Para pengunjung besok akan diberikan surprise dalam Sehari Boleh Gila. "Kami mengajak teman-teman mempersiapkan diri karena besok kita mengajak pengunjung untuk gila-gilaan," terang mahasiswa eksponen 2013 ini.

Sesuai rundown acara, kegiatan besok akan dimulai pada pukul 11.00 Wita dengan penampilan band indie, kemudian dilanjutkan dengan Art Performance. Sementara Closing Ceremony diagendakan pada pukul 15.00.

*Reporter: Febriawan Djalil

Listrik Padam, Perkuliahan Mahasiswa Ini Harus Terhenti

Mahasiswa PBSI mengemas barang-barang untuk 
meningalkan kelas, Rabu (29/10).
(Ari - Profesi)
PROFESI-UNM.COM - Perkuliahan yang dilakukan mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) harus terhenti akibat padamnya listrik pagi tadi di Ruang DG FBS UNM, Rabu (29/10).

Perkuliahan mahasiswa dengan mata kuliah "Keterampilan Menulis" itu berlangsung dengan menggunakan LCD, lima mahasiswa tampil di depan mempresentasikan makalah kepada mahasiswa lain. Namun, listrik yang tiba-tiba padam membuat perkuliahan harus terhenti.

Dosen pengajar Mata kuliah itu, Baharman, terlihat kecewa dengan peristiwa ini. Ia mengambil solusi memindahkan kuliah ini ke Laboratorium FBS pada jam selanjutnya. "Jadi apa yang bisa kita lakukan kalau seperti ini? Ah, mengajar begini setengah-setengah. Dirapikan saja. Kita menunggu, nanti kita masuk ke lab," keluhnya.

Senada, Andi Puteri,  mahasiswi PBSI  yang mengikuti perkuliahan, menyayangkan dengan kejadian ini. Menurutnya, UKT yang dibayar tidak sesuai dengan fasilitas yang diperoleh. "Mahalna dibayar baru begini ji didapat," ujarnya. (*)
*Reporter: Ari Maryadi

Pemerintah Kota Makassar Akan Wadahi Orange Fest

Walikota Makassar, Ramdhan Pomanto saat memberi sambutan
pembukaan Orange Fest Tiga dikampus UNM Gunungsari,
Selasa (28/10).
(Febriawan Djalil - Profesi)
PROFESI-UNM.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) dalam hal ini Wali Kota Makassar Danny Pamanto berjanji akan wadahi orange fest pada pagelaran berikutnya.

Ia mengungkapkannya ketika melakukan sambutan pada acara Orange Fest yang dilaksanakan oleh mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM), Selasa (18/10).

"Kegiatan ini jangan hanya di kampus, tapi bisa dipantai losari agar masyarakat dapat melihat dan menyaksikan penampilan mahasiswa UNM," katanya.

Ia berharap, event ini akan menjadi agenda penting tiap tahunnya bagi pemerintah kota makassar. Bahkan dirinya berniat agar acaranya ini dicantumkan dalam kalender agenda kegiatan kota Makassar.

"Sangat disayangkan bakat mahasiswa jika tidak dikembangkan. Makanya kami akan membantu agar kretivitas ini dapat terwadahi dengan baik," ungkapnya. (*)

*Reporter: Nurlela Basir

Peringati Hari Sumpah Pemuda Dengan Bentrok (foto)

PROFESI-UNM.COM - Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober, malah diwarnai kericuhan antar mahasiswa dengan anggota kepolisian, Selasa (28/10).

Aksi saling lempar batu dan letupan gas air mata mewarnai sepanjang jalan AP.Pettarani siang tadi, setelah melakukan aksi demonstrasi di kantor Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), mereka melanjutkan aksi tersebut didepan Menara Pinisi Universitas Negeri Makassar (UNM).

*Foto dan Teks: Febriawan Djalil







Sumpah Pemuda, BEM FT Ajak Mahasiswa Nyatakan Sikap

Admin by Arnawan Arief on Tuesday, 28 October 2014 | 23:00

Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Makassar (UNM)
(Doc - Profesi)
PROFESI-UNM.COM - Menyambut hari sumpah pemuda, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik (BEM-FT) mengajak mahasiswa Fakultas Teknik (FT) untuk menyatakan sikap. Aksi ini digelar di pelataran Fakultas Teknik, Selasa (28/10).

Isi dari pernyataan sikap ini yaitu, menghilangkan keseragaman hitam putih, menuntut transparansi Uang Kuliah Tunggal (UKT), pengadaan almamater bagi mahasiswa baru, menuntut birokrasi mengeluarkan aparat kepolisian dalam lingkungan kampus, dan memberikan kebebasan berserikat bagi mahasiswa.

Koordinator lapangan, Firwandi Admin mengatakan, pernyataan sikap ini merupakan bentuk kegeraman mahasiswa selama ini, “aksi ini merupakan pernyataan sikap yang dikeluhkan mahasiswa," jelasnya.

Lanjut, ia menjelaskan sumpah pemuda merupakan tonggak awal dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan, “ sumpah pemuda adalah bukti nyata kelahiran bangsa dalam wujud persatuan yang kokoh, “ ungkapnya saat orasi didepan FT, tuturnya. (*)

*Reporter: Rachmad Wajo

Walikota Resmi Buka Orange Fest

Walikota Makassar, Ramdhan Pomanto saat membuka secara resmi Orange Fest Tiga di Kampus UNM Gunungsari,
Selasa (28/10).
(Febriawan Djalil - Profesi)
PROFESI-UNM.COM - Orange Fest Tiga yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM) dibuka secara resmi oleh Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto di depan rekrorat lama Kampus UNM Gunungsari, Selasa (28/10).

Dalam sambutannya, Pomanto menilai, kegiatan ini merupakan industri kreatif yang mesti dikembangkan dan didukung. "Kegiatan seperti ini mesti ditingkatkan. Sayang kalau bakat bakat ini ditelantarkan," jelasnya.

Ketua Panitia Orange Fest Tiga, Syahrul Fadil mengatakan, ini adalah kegiatan yang ketiga dengan tema “Tidak Sama Dengan” sebagai bentuk baru yang berbeda dengan event-event sebelumnya. “Harapannya kegiatan ini diberikan wadah yang lebih dari segi tempat dan dana," katanya.

Sementara itu, Fani salah satu pengunjung acara mengatakan, kegiatan ini sangat seru walaupun masih terdapat stand yang belum terisi "masih ada tempat yang kosong yang mestinya di tambahkan stand-stand agar acara ini lebih terlihat ramai," harapnya. (*)

*Reporter: Sahrul Ramadhan

Syukur Saud Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda

Syukur Saud pimpin upacara sumpah pemuda
di lapangan basket FBS UNM, Selasa (28/10).
(Nur Atia Bahar-Profesi)
PROFESI-UNM.COM - Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar upacara dan orasi dalam memperingati hari Sumpah Pemuda. Kegiatan ini dipimpin langsung Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan (PD III) FBS, Syukur Saud di Lapangan Basket FBS, Kampus Parangtambung UNM, Selasa (27/10).

Dalam orasinya, ia mengatakan. kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat nasionalisme mahasiswa. “Kalian adalah pemuda yang mesti menumbuhkan jiwa heroik muda. Kegiatan ini bisa terarah dengan baik dan saya sangat mengapresiasinya,” tuturnya.
 

Koordinator Lapangan, Andre mengatakan, kegiatan ini merupakan tonggak bagi mahasiswa sebagai agen perubahan. Ia berharap, mahasiswa tetap menjaga ikrar yang tersirat pada sumpah pemuda.

“Mahasiswa FBS ingin memberi semangat dan memperlihatkan pada civitas akademika bahwa FBS masih ada. Walaupun lembaga kemahasiswaanya sudah tiga tahun dibekukan,” ungkap mahasiswa jurusan Bahasa Indonesia ini. (*)


*Reporter: Nur Atia Bahar