Berita Terbaru!! :

Berita Terbaru

Rektor UNM Datangi Lokasi Verifikasi Bidikmisi

Admin by kasdar kasau on Saturday, 26 July 2014 | 04:09

Rektor UNM, Arismunandar berbincang langsung dengan mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi di Kabupaten Gowa.
(Nurlaela - Profesi)  
PROFESI-UNM.COMRektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Arismunandar, bersama rombongannya datangi langsung dua rumah mahasiswa baru penerima beasiswa Bidikmisi jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2014, di Kabupaten Gowa, sore kemarin.

Dalam kunjungannya, Arismunandar berkesempatan menanyakan kondisi ekonomi mahasiswa yang bersangkutan, serta menjelaskan seluk beluk beasiswa Bidikmisi itu, misalnya apa saja hak yang dimiliki penerima beasiswa serta arah penggunaan bantuan pemerintah itu.

"Beasiswa bidikmisi akan cair tiap bulan sebesar 650 ribu, serta bebas biaya UKT selama empat tahun kuliah di UNM," terangnya.

Rektor dua periode ini pun memberi wejangan kepeda Suraeda salah satu mahasiswa yang menjadi sasaran verifikasi Bidikmisi, agar menggunakan beasiswanya sebaik mungkin. "Subaeda harus pintar mengatur keuangan, serta pandai menabung," nasehatnya.

Kehadirannya Rektor UNM disambut tangis bahagia oleh orang tua serta tetangga Subaeda. Pasalnya Mahasiswa baru Jurusan Administrasi Perkantoran UNM ini, hanya menggantungkan hidup dari saudaranya yang bekerja di Kalimantan. (*)

*Reporter : Nurlaela Basir

Arismunandar Hadiri Buka Puasa Profesi Institut

Admin by kasdar kasau on Friday, 25 July 2014 | 22:40

Rektor UNM, Arismunandar (tengah), CEO Radar Bogor Group, Hazairin Sitepu (kiri), dan Dekan FIS UNM, Hasnawi Haris (kanan) berbincang-bincang usai buka puasa bersama Profesi Institut di Savory Seafood Resto, Jumat (25/7).
(ist)
PROFESI-UNM.COMSetelah memimpin verifikasi faktual Bidikmisi di Kabupaten Gowa sore tadi, Rektor UNM, Arismunandar langsung menghadiri buka puasa dan bincang-bincang bersama Profesi Institut di Savory Seafood Resto, Jumat (25/7).

Pertemuan tersebut dihadiri Hazairin Sitepu (CEO Radar Bogor Group), Hasnawi Haris (Dekan FIS UNM), Uslimin (Wakil Pemimpin Redaksi Harian Fajar), Fachruddin Palapa (Pemimpin Redaksi Berita Kota), dan beberapa pemimpin media lainnya.

Arismunandar yang datang terlambat saat itu langsung memulai perbincangan dengan menceritakan verifikasi faktual Bidikmisi. ''Saya dari verifikasi Bidikmisi tadi. Memang betul-betul layak mereka mendapatkannya,'' ujarnya. Selain itu, Arismunandar bersama dan Profesi Institut juga tak lepas membahas topik hangat pilpres 2014.

Profesi Institut adalah organisasi yang dibentuk alumni LPM Profesi UNM yang bergerak di bidang pendidikan, sosial, dan budaya. (*)

*Reporter : Khaerul Mustaan

Banyak Pegawai Bolos di FIP

Kampus Fakultas Ilmu Pendidikan UNM
(Doc - Profesi)
PROFESI-UNM.COMMinus dua hari perayaan hari Lebaran, pegawai di Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) mulai muncul tenggelam, hal ini dapat dilihat jika menapakkan kaki di gedung fakultas itu.

Beberapa ruang terkunci rapat meski bukan jam pulang kerja, lantas kemanakah pegawai tersebut pergi?

Ali Latif Amri selaku Pembantu Dekan Bidang Akademik (PD I) FIP UNM membenarkan bahwa memang hari ini banyak pegawai yang meninggalkan tempat kerjanya. "Tidak tau juga kemana mereka pergi. Tapi saya yakin mereka pasti kembali untuk mengisi finger screen, karena kalau tidak secara otomatis akan terpotong tunjangannya," akunya saat ditemui di ruangannya, Kamis (24/7).

Sungguh ironi, menurut Ali, Perilaku ini bisa dikatakan sebagai perbuatan bolos kerja. "Namun pasti akan di beri sanksi tegas bagi mereka, kan tiap bulannya diadakan rapat evaluasi, nah di moment itulah akan diberikan teguran," ancamnya.

Akibat tidak adanya pegawai, imbasnya beberapa mahasiswa yang hedak konsultasi terpaksa pulang tanpa membawa hasil yang mereka harapkan, pasalnya sejak pagi hingga sore mereka menunggu namun dosen tak kunjung menampakkan wujudnya. (*)

*Reporter : Kasdar Kasau

Berikut Tujuh Lokasi Pengabdian SM3T IV UNM

(int)
PROFESI-UNM.COMBerdasarkan hasil Rapat Koordinasi (Rakor) kelulusan dan penempatan peserta program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM3T) di Semarang (19/7), ditetapkan tujuh daerah pengabdian khusus peserta yang mengikuti seleksi melalui Universitas Negeri Makassar (UNM).

Hal tersebut diungkapkan Direktur Program Pengembangan Profesi Guru (P3G), Abdullah Pandang. "Lebih rinci tujuh daerah tersebut antara lain Waropen (Papua) sebanyak 60 peserta, Biak Numfor (Papua) 30 orang, Manokwari Selatan (Papua Barat) 40 orang, Teluk Bintuni (Papua Barat) 35 orang, Berau (Kalimantan Barat) 30 orang, Sitaro (Sulawesi Utara) 30 orang dan di Kepulauan Aru (Maluku) sebanyak 25 orang," paparnya. 

Lanjutnya, Daerah Berau, Sitaro dan Kepulauan Aru adalah wilayah baru bagi peserta UNM. Sementara itu, Kabupaten Sorong dan Raja Ampat yang sebelumnya menjadi daerah pengabdian peserta UNM tidak lagi ditempati dan digantikan oleh Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) lain.

Dosen Jurusan Bimbingan Konseling ini menambahkan, peserta yang lulus melalui seleksi UNM sebanyak 284 orang. Hanya saja jatah pendampingan UNM sebanyak 250 orang.

Sedangkan 34 orang sisanya di alihkan kepada Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Selanjutnya, peserta SM3T IV ini akan mengikuti prakondisi 14 hingga 26 Agustus mendatang. Pemberangkatan peserta rencananya tanggal 28 hingga 30 Agustus Mendatang. (*)

*Reporter: Andi Baso Sofyan

UNM Ditantang MoU dengan Iran

Ilustrasi
(int)
PROFESI-UNM.COMUlama sekaligus dosen Universitas Khawarazmi, Tehran, Iran, Dr Ahmadi Al-Shahrakti membuka ajakan kerjasama bagi Universitas Negeri Makassar (UNM) dalam bidang pendidikan, sosial, dan budaya.

Hal itu disampaikannya langsung kepada Rektor UNM, Arismunandar saat tengah membawakan tausiah Ramadan di Musala Menara Pinisi lantai 4, Kamis (24/7).

Ahmadi mengajak langsung Arismunandar agar mempersiapkan agenda kunjungan ke Iran. Ia berjanji akan mendampingi langsung Arismunandar untuk mendatangi setiap universitas terkemuka di Iran. "Setelah itu, kita bisa buatkan nota kesepahaman (MoU)," tegas Ahmadi dan Bahasa Iran yang diterjemahkan oleh translator.

Tak hanya itu, ulama Iran ini pun menantang Arismunandar agar membuat Iran Corner di Kampus UNM agar MoU nantinya mampu berjalan dengan baik. "Dan saya harap tak sebatas MoU tapi juga UNM bisa menyediakan Iran Corner," harapnya.

Usulan Ahmadi ini sebagai jawaban atas pertanyaan Arismunandar terkait perkembangan teknologi di Iran. Arismunandar saat itu meminta agar Ahmadi berbagi tentang pendidikan di Iran yang berkonstrasi pada teknologi militer.

Menanggapi usulan tersebut, Arismunandar mengatakan, hal itu sangat baik, apalagi dalam bidang akademik. Namun ia mengatakan, dirinya tak bisa langsung menerima begitu saja. "Kita harus melihat dulu bagaimana ketertarikan mahasiswa. Sejauh ini, baru Perancis yang menjalankan kerjasama seperti itu," ungkap guru besar Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNM ini. (*)

*Reporter : Khaerul Mustaan

Ulama Iran Jadi Penceramah di Menara Pinisi

Ilustrasi (int)
PROFESI-UNM.COMAda yang berbeda dari rutinitas ceramah di Musala Menara Pinisi lantai 4 selama Ramadan, Kamis (24/7) siang tadi. Ceramah yang biasanya disampaikan ustadz lokal di Makassar setelah shalat dhuhur, kali ini dibawakan seorang ulama asal Iran, Dr Ahmadi Al-Shahrakti. Ia juga sekaligus dosen di Universitas Khawarazmi, Tehran, Iran.

Awalnya, ia hanya berkunjung ke Menara Pinisi sekaligus untuk shalat dhuhur. Namun, protokol, Jalaluddin Mulbar yang mengetahui keberadaan seorang ulama timur tengah di tengah-tengah jamaah, langsung memersilahkannya.

Ahmadi pun memulai ceramahnya dengan membaca salah satu surah dalam Al-Quran, kemudian menjelaskan kitab suci umat Islam ini dari sudut pandang ilmu pengetahuan. Menurutnya, semua yang ada di alam semesta ini semua dibahas dengan Al-Quran.

"Semuanya telah dijelaskan dalam Al-Quran. Sekarang yang diperlukan, kita sebaiknya memahami isi kandungan ayat-ayatnya untuk bisa memanfaatkan ilmu pengetahuan dari Al-Quran itu dengan sebaik-baiknya," katanya dalam Bahasa Iran. (*)

*Reporter : Khaerul Mustaan

905 Mahasiswa di FIP Siap Wisuda

Admin by kasdar kasau on Thursday, 24 July 2014 | 23:11

(dok.profesi)
PROFESI-UNM.COM - Sebagai fakultas tebesar di Universitas Negeri Makassar (UNM), Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNM kembali akan menelurkan wisudawan terbanyak tahun ini. Tercatat sebanyak 905 orang telah menyelesaikan studi dan hanya menunggu prosesi wisuda 27 Agustus mendatang.

Pembantu Dekan Bidang Akademik (PD I) FIP UNM, Ali Latif Amri menjelaskan bahwa tiap tahunnya FIP memang selalu menjadi fakultas terbanyak mahasiswa yang menyelesaikan studi. "Karena banyak mahasiswa di FIP, jadi wajar saja, apalagi ada mahasiswa penyetaraan Jurusan PGSD," ungkapnya.

Disi lain, ia berkilah bahwa meskipun jumlahnya banyak, namun menurutnya tidak menuntut kemungkinan semua mahasiswa Yudisium ini akan mendaftar wisuda bulan agustus nanti. "Belum tentu semua ikut wisuda, mungkin saja misalnya belum punya uang pendaftaran wisuda atau mau pulang kampung dulu. Kalau sudah Yudisium kan artinya sudah dapat gelar sarjana, wisuda hanya seremonial saja," katanya.

Hari ini telah tercatat 728 mahasiswa sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti wisuda bulan depan, namun jumlah ini bisa saja bertambah mengingat besok pihak FIP masih membuka kesempatan besok. (*)

*Reporter : Kasdar Kasau

Ini Alasan Mandeknya Beasiswa BBM dan PPA

(int)
PROFESI-UNM.COM - Janji Birokrasi UNM mencairkan Beasiswa PPA dan BBM akhir Juni lalu tidak tepat waktu.

Hal ini disebabkan banyaknya kendala yang dihadapi, diantaranya pengalihan dana Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dari Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Dikti) ke pihak PTN. Di sisi lain banyak ATM mahasiswa yang kadaluarsa sehingga tidak terbaca oleh BANK.

Tercatat sekira 400-an nomor rekening mahasiswa penerima beasiswa ini, dinyatakan nonaktif oleh pihak BANK BNI kepada Birokrasi dengan berbagai alasan.

 "ATM itu kan kalau tidak pernah dilakukan transaksi selama tiga bulan, maka dengan sendirinya akan nonaktif apalagi mungkin pada saat cair beasiswanya mereka langsung diambil semua," jelas Bendahara UNM, Nasri sambil memperlihatkan berkas beasiswa ditangannya.

Nasri menyarankan agar semua ATM yang bermasalah itu digunting saja agar yang lain segera dibagikan haknya. "Karena semua berkas sudah ACC dan sudah ditandatangani oleh semua pihak, sisa ini lagi satu yang jadi masalah," ungkapnya.

Menurutnya, masalah ini tak ada yang bisa disalahkan sebab sistem pencairan dana di perguruan tinggi tahun ini kembali mengalami perubahan sehingga semua komponen keuangan di UNM turut berubah pula. "Tahun 2013 kan masalah pendanaan di perguruan tinggi itu diambil alih oleh Dikti, sehingga kami tidak ikut campur masalah keuangan, semuanya kuncur dari atas," katanya.

Sampai saat ini pihak kampus belum bisa memastikan kapan cairnya kedua beasiswa itu. (*)

Berikut kode ATM yang nonaktif :

1. Dorm (Tiga bulan tidak transaksi)
2. Blokir Stop (Mati total, hanya bisa diaktifkan oleh mahasiswa yang bersangkutan)
3. Rekening yang tercantum beda dengan nama pengguna
4. Close (Tertutup)
5. Digit ATM bukan kode BANK BNI

*Reporter : Kasdar Kasau

Besok, Arismunandar Pimpin Verifikasi Bidikmisi

(dok.profesi)
PROFESI-UNM.COM - Universitas Negeri Makassar (UNM) akan melakukan verifikasi faktual pertama calon mahasiswa penerima Bidikmisi yang lulus pada jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Kabupaten Gowa, Jumat (25/7) besok.

Berbeda dengan verifikasi faktual pada calon mahasiswa yang lulus di Seleksi Nasional Masuk Perguruaan Tinggi Negeri  (SNMPTN), verifikasi kali ini akan dipimpin langsung oleh Rektor UNM, Arismunandar.

Hal itu diungkapkan, Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan (PR III) Heri Tahir, usai Shalat Dhuhur di Mushallah Menara Pinisi lantai 4, Kamis (24/7). ''Dari 183 calon mahasiswa Bidikmisi yang lulus SBMPTN, ada dua orang  yg akan di verifikasi besok dan kita bersama pak rektor. Selanjutnya menyusul verifikasi di daerah yang dilaksanakan oleh pegawai dan dosen UNM,'' ungkapnya.

Heri Tahir menambahkan, verifikasi tersebut juga akan ramai melibatkan pejabat-pejabat UNM termasuk dirinya bahkan diliput beberapa media umum. ''Akan ada beberapa media yg meliput verifikasi besok, termasuk TVRI, Fajar, Tribun Timur, dan lainnya,'' jelas eks Asisten Direktur II PPs UNM ini. (*)

*Reporter : Khaerul Mustaan

Berantas Buta Aksara di Baji Pa’mai

Admin by kasdar kasau on Wednesday, 23 July 2014 | 23:49

(ist)
PROFESI-UNM.COM - Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler XXXI UNM akan memberantas buta aksara di empat lingkungan di Kelurahan Baji Pa’mai, Kecematan Maros Baru, Kabupaten Maros. Sebanyak 200 sample yang di data sekira 78 kepala keluarga masih buta huruf.

“Setelah survey, kita menemukan masih banyak penduduk di sana belum tahu membaca,” ungkap Nur Qalbi selaku Sekertaris Posko III Kelurahan Baji Pa'mai.

Kegiatan itu mereka laksanakan dalam bentuk kursus. “Karena dasar ilmu kita kan pendidik jadi mengabdinya juga dengan cara mendidik,” tambah Mahasiswi angkatan 2011.

Lurah Baji Pa’mai, Adi Surahmat Sultan sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, pasalnya baru kali ini di laksanakan pemberantasan buta huruf di kelurahannya. ”Sangat membantu saya dalam pemberantasan buta aksara dan mudah mudahan kedepannya bisa tetap dilanjutkan,” tuturnya. 

Selain itu, Posko III juga memberikan penyeluhan Narkoba dan mengajar di Sekolah Dasar (SD). (*)

*Reporter : Nur fadly