Berita Terbaru!! :

Berita Terbaru

Muhammad Arsyad: Fisika Kehilangan Seorang Pekerja Keras

Admin by Arnawan Arief on Saturday, 20 September 2014 | 14:54

Dr. Muhammad Arsyad, MT
(int)
PROFESI-UNM.COM - Seorang dosen Fisika, Drs. Aslim, M.Si, meninggal dunia kemarin, Jumat (19/9), di Rumah Sakit Islam Faisal Makassar. Kepergiannya membuat Fisika kehilangan seorang pekerja keras.

Hal itu diungkapkan rekan almarhum, Muhammad Arsyad, saat ditemui oleh reporter Profesi di ruangannya, Sabtu (20/9). Menurutnya, beliau adalah sosok penyabar yang suka berkerja keras.

"Saya mengenal beliau sebagai dosen yang senantiasa melaksanakan tugas mengajarnya meskipun menderita sakit," katanya.

Ia menambahkan, beberapa ide-idenya telah memberi kemajuan bagi Jurusan Fisika yang bisa dinikmati mahasiswa hingga saat ini. "Pembagian kelas Jurusan Fisika digagas oleh beliau," tambah dosen pembina fisika bumi ini. (*)

*Reporter: Ari Maryadi

Fisika UNM Berduka Cita

Dosen Fisika Drs. Aslim, M.Si
(Rajab - Profesi)
PROFESI-UNM.COM - Sivitas akademika Universitas Negeri makassar (UNM) kembali berduka cita atas meningalnya dosen senior Fisika, Drs. Aslim, M.Si. Beliau menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Islam Faizal Makassar, Jumat (19/9) kemarin.

Salah satu rekan almarhum, Muhammad Arsyad, mengaku kehilangan atas kepergian beliau. Dirinya menilai beliau adalah sosok yang tidak bisa dilupakan dengan kebijakan dan kerja kerasnya.

"Selama menjabat sebagai kepala laboratorium fisika, Beliau itu dikenal pekerja keras. Sehingga perkembangan jurusan fisika tak lepas dari hasil keringatnya,"ungkapnya.

Lebih lanjut, mantan ketua jurusan fisika ini, menuturkan, almarhum juga sangat berani menentang ketika ada kebijakan birokrasi yang tidak sesuai harapannya.

"Beliau itu sangat disegani dijurusan, selain karena dosen senior beliau juga tegas dengan kebijakannya," tutur Arsyad. (*)

*Reporter: Rajab
  



Heri Tahir: Jangan Larang Maba Berorganisasi!

Admin by Persma UNM on Friday, 19 September 2014 | 21:41

Pembatu Rektor Bidang Kemahasiswaan
(PR III) UNM, Prof. Dr. Heri Tahir, M.H.
(dok.profesi)
PROFESI-UNM.COM - Mahasiswa baru (maba) sepatutnya mendapat dorongan berorganisasi. Baik itu bergabung dalam Lembaga Kemahasiswaan (LK) tingkat fakultas, apalagi LK tingkat universitas. Namun sebaliknya, hal itu justru berbanding terbalik di Fakultas Ilmu Sosial (FIS).

Seperti saat LPM Profesi melakukan sosialisasi langsung kepada maba Program Studi (Prodi) Prodi Antropologi FIS, Kamis (18/9) kemarin, Ketua Himpunan Antropologi, Habibi Haruna, justru melarang hal itu. Menurutnya, seluruh maba di FIS masih tidak dibolehkan bergabung di LK sampai semester ketiga. "Dilarang maba ikut organisasi dulu sampai semester tiga. Kayaknya begitu semua untuk seluruh fakultas," katanya.

Hal tersebut jelas sangat bertentangan dengan pernyataan Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan (PR III) Heri Tahir. Ditemui di tempat berbeda hari itu juga, Heri Tahir menegaskan tidak ada larangan bagi seluruh maba untuk bergabung ataupun mengikuti kegiatan LK manapun di UNM.

"Tidak ada larang seperti itu. Yang ada hanya keterlibatan maba harus aman dari tindakan kekerasan. Fakultas tidak boleh melarang mahasiswanya untuk mengikuti organisasi, apalagi batas kuliah sekarang untuk angkatan 2014 itu dibatasi hanya lima tahun," tegas pakar hukum pidana ini. (*)

*Reporter: Khaerul Mustaan

UKM Pramuka Helat Pengajian Hakikat Berkurban

PROFESI-UNM.COM - Menjelang hari raya Idul Adha atau sering juga disebut Idul Kurban, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka Gugusdepan 08 095 - 08 096 pangkalan Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar pengajian akbar, di lapangan tennis Program Pascasarjana (PPs) UNM, Jumat (19/9) Kemarin.

Pengajian tersebut membahas hakikat berkurban yang dilaksanakan ummat islam setiap tahunnya.
Syahrir Rajab yang menjadi penceramah menjelaskan, makna kurban tidak hanya sekadar menyembelih hewan ternak. Namun, hikmah utamanya yakni berusaha membunuh sifat-sifat kebinatangan yang ada dalam diri.

Bagi akademisi misalnya, salah satu sifat kebinatangan yakni kebodohan. "Hewan itu otaknya saja yang besar, tapi tidak memiliki akal fikiran. Hal inilah yang harus kita renungkan saat berkuraban," ajaknya.

Pria yang akrab disapa Ust. Syarab ini melanjutkan, sifat kebinatangan lain yang harus dibunuh yakni serakah. "Berkurban itu juga diharapkan dapat menghilangkan sifat "mangoa" yang ada pada diri kita layaknya hewan," katanya.

Sementara itu, Ketua Ambalan UKM Pramuka, Syahraeni mengatakan, pengajian akbar tersebut merupakan salah satu program kerja ambalan dengan mengaplikasikan Dasa Dharma Pramuka pertama. "Tidak hanya sebagai momentum silaturahmi, kegiatan ini merupakan aplikasi takwa kepada Tuhan yang maha Esa," jelasnya.

Selain pengajian, acara tersebut juga diisi dengan hiburan yang dibawakan oleh anggota pramuka di antaranya, paduan suara dan nyanyi solo. (*)

*Reporter: Andi Baso Sofyan

Himaprodi Antropologi Hentikan Sosialisasi UKM

Panitia pelaksana DJMTD 2014 sedang sosialisasi
kepada mahasiswa baru, Kamis (18/9).
(Febri-Profesi) 
PROFESI-UNM.COM - Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Antropologi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Makassar (UNM) hentikan sosialisasi Unit Kegiatan Mahasiswa, Kamis (18/9).

Saat LPM Profesi bertandang ke FIS melakukan sosialisasi diklat kemarin 18 September, Habibi mengingatkan agar kegiatan tersebut tidak dilanjutkan. sebab menurutnya ada aturan khusus dari birokrasi yang membatasi kegiatan ekstrakurikuler untuk maba.

Menurutnya, untuk ikut berlembaga harus ada izin dari Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan (PD III). Sedangkan untuk saat ini kata dia ada kebijakan tertentu yang dibuat birokrasi agar maba tidak ikut organisasi.

Meskipun demikian, ia menduga bahwa maba tersebut baru bisa mengikuti organisasi jika telah mencapai semester tiga. "Kayaknya begitu semua untuk fakultas," katanya.

ia juga menambahkan  sebelum sosialisasi dilakukan harus melalui prosedur yang telah disepakati pihak fakultas yaitu meminta izin ke pihak BEM fakultas dulu baru ke himpunan masing masing. "Kayak bertamu ki kerumahnya orang kan minta izinki dulu," bebernya. (*)

*Reporter: Khaerul Mustaan

Mahasiswa UNM Siap Bela PKL

Pedagang kaki lima (PKL) berjejer ditrotoar sepanjang
Jalan AP. Pettarani hingga di depan kampus UNM,
rencananya Pemkot akan menertibkan PKL ini.
(dok.profesi)
PROFESI-UNM.COM - Kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan menggusur Pedagang kaki lima (PKL) di depan Hotel Lamacca eks Biro Administrasi Akademis Kemahasiswaan (BAAK) kampus Gunungsari Universitas Negeri Makassar (UNM) Jalan AP. Pettarani Makassar mengundang amarah mahasiswa UNM.

Menurut Wahyu Panoa, salah satu mahasiswa relawan mengatakan, dirinya bersama rekan-rekannya yang lain siap terjun membela pedagang tersebut. "Kami siap membela mereka, karena jika malam tempat kami nongkrong disana," katanya, Kamis (18/9)

Wahyu mengungkapkan, hari ini Pemkot berencana melakukan penertiban PKL didepan Hotel Lamacca eks BAAK UNM, untuk itu mereka berjaga langsung di lokasi sore tadi. Ia berjanji, jika tetap ada pembongkaran mereka akan melawan.

Terkait dengan hal tersebut, rencana penertiban PKL di depan Hotel Clarion kemarin 17 September sempat memanas, dua mobil satuan pamong praja hampir dibakar oleh warga dan mahasiswa. (*)

*Reporter: Kasdar Kasau

Ahkam: Mahasiswa Perlu Berorganisasi

Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaaan (PD III)
Fakultas Psikologi.
(int)
PROFESI-UNM.COM - "Menjadi mahasiswa harus punya soft skill tertentu, untuk itu mahasiswa perlu berorganisasi," hal tersebut diungkapkan oleh Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan (PD III) Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Negeri Makassar (UNM) Muh. Ahkam.

Menurutnya, mahasiswa yang ideal adalah mereka yang menjadi pengurus LK. "Organisasi menjadi lahan ilmu praktis bagi mahasiswa. Ada banyak ilmu yang tidak akan pernah mahasiswa dapatkan di dalam kelas sehingga mereka perlu berorganisasi," ungkapnya.

Demi mewujudkan mahasiswa yang ideal, sejak menjabat sebagai pembantu dekan bidang kemahasiswaan, Ahkam selalu memprioritaskan pengurus lembaga jika ingin memberikan beasiswa. Dengan cara tersebut, mahasiswa aktivis tersebut akhirnya terpacu untuk terus belajar. "Beasiswa yang diterima akan menjadi penyemangat belajar bagi mereka," jelasnya.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FPsi, Mudassir membenarkan jika mahasiswa yang berlembaga mendapat perhatian dari birokrasi fakultas. Dengan dukungan tersebut, pengurus LK akhirnya mampu berbuat lebih baik lagi untuk diri dan kampus.

"Dengan dukungan moral serta bantuan dari beasiswa kami bisa berorganisasi dengan baik dan mengikuti perkuliahan dengan baik pula," ungkapnya. (*)

*Reporter: Sulastri Khaer

Soal Korupsi, PR II Bungkam

Pembantu Rektor Bidang Administrasi dan
Keuangan (PR II) UNM, Dr. Nurdin Noni, M. Hum
PROFESI-UNM.COM - Menanggapi isu korupsi yang tersebar di Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM) dari selebaran koran radar makassar edisi senin 13 September lalu, Pembantu Rektor Bidang Administrasi dan Keuangan (PR II) UNM bungkam dan mengimbau agar berpikir positif.

"Kasus itu kan, sama ji dengan tahun lalu, itu kembali disinggung. Tapi kan itu masalah sudah diredam kemarin, saya juga heran kenapa tiba-tiba diungkit lagi. Jadi kita tetap berpikir positif saja," katanya.

Menurutnya, tuduhan penyalahgunaan anggaran Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tidak benar. Ia berkilah bahwa hal tersebut sudah sesuai dengan aturan.

"Misalnya soal dana PMB itu ada pengawasnya dan laporannya yang saya terima pun lengkap," bebernya.

*Reporter: Kasdar Kasau



Renovasi PKM Lambat, Heri Tahir Salahkan BAPSI

Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) UNM pasca kebakaran
7 November 2013 tahun lalu.
(dok.profesi)
PROFESI-UNM.COM - Lamanya renovasi gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) di kampus Gunung Sari UNM, membuat Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan (PR III), Heri Tahir salahkan Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi (BAPSI) yang tidak berlaku tegas kepada kontraktornya.

Hal itu diungkapkan Heri Tahir di tengah rapat bersama forum Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Kamis (18/9) siang tadi. "BAPSI juga kerjanya cuma catat-mencatat. Untuk apa itu? Ketegasannya yang penting," sesalnya.

Lebih lanjut, ia menyatakan kegelisahannya terkait renovasi PKM itu. "Saya terus terang gelisah melihat itu. Ini kan pesoalan memasang batu merah, kusen, dan atapnya. Masa ada bangunan dibangun tidak jelas kapan selesai," imbuh Heri Tahir.

Sementara seluruh UKM sudah sangat mendesak agar bangunan tersebut segera ditempati. Apalagi, PKM tersebut memang telah dua tahun ditinggalkan setelah kasus kebakaran 2012 lalu dan hingga kini belum selesai diperbaiki. (*)

*Reporter: Khaerul Mustaan

Ralat: 
Redaksi kata pada paragraf terakhir baris kedua "telah dua tahun ditinggalkan setelah kasus kebakaran 2012 lalu" seharusnya "telah setahun ditinggalkan setelah kasus kebakaran 2013 lalu".

Beasiswa Tak Cair, ADik Papua Diusir

Admin by Persma UNM on Thursday, 18 September 2014 | 22:47

Mahasiswa ADik Papua tampil menyanyikan lagu daerahnya
pada PMB 2014.
(Febri-Profesi)
PROFESI-UNM.COM - Mandeknya keuangan Universitas Negeri Makassar (UNM) berimbas pula pada pencairan anggaran beasiswa Afirmasi Dikti (ADik) Papua. Karena tak membayar, mereka diusir dari tempatnya bermukim di Makassar beberapa waktu lalu.

Hal tersebut diungkapkan oleh Pembantu Rektor Bidang Administrasi dan Keuangan (PR II) UNM Nurdin Noni. Menurutnya, hal tersebut disebabkan sistem keuangan yang semakin ketat.

"Sistem keuangan di Perguruan Tinggi sekarang kan sudah berubah, salah karakter saja maka semua kena imbasnya. Misalnya nama dosen antara gelar dan namanya tidak dikasih spasi maka secara otomatis akan ditolak oleh sistem," katanya, Kamis (18/9).

Meskipun demikian, Nurdin Noni mengatakan, dirinya harus telah menalangi pembayaran ADik Papua tersebut. "Saya bersama pimpinan di universitas menalangi dulu pembayarannya, karena beberapa hari yang lalu mereka datang langsung ke Pinisi melapor," ungkapnya.

Hingga saat ini, menurut Nurdin Noni, bukan hanya beasiswa ADik Papua yang belum cair, namun juga beasiswa Bidikmisi juga belum menuai kepastian. (*)

*Reporter: Kasdar Kasau