Berita Terbaru!! :

Berita Terbaru

PD III FMIPA Tutup BODY 2014

Admin by kasdar kasau on Saturday, 25 October 2014 | 03:46

Penyerahan hadiah pada penutupan BODY 2014 di lantai 5
Aula PPs UNM, Jumat (24/10).
(Kasdar-Profesi)
PROFESI-UNM.COM - Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan (PD III) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM), Kaharuddin secara resmi menutup Biologi Open Day (BODY) 2014 di lantai 5 Aula Pascasarjana (PPs) UNM, Jumat (24/10).

Dalam sambutannya, ia berharap kegiatan itu kedepannya lebih meriah lagi dari tahun ini. "Semoga kedepan lebih baik lagi," katanya.

Sementara itu, Ketua Jurusan Biologi, Musawir Tayeb, menjelaskan, BODY adalah salah satu wadah untuk mensosialisasikan jurusan yang dipimpinnya. "Sebenarnya bagaimana kami di Jurusan kami memperkenalkan Biologi ke masyarakat," bebernya.

Lanjutnya, ia menginginkan agar para peserta serta panitia mempunyai keterampilan tambahan diluar kemampuan akademik yang ditekuninya. "Jadi harapan kami di Jurusan Biologi adalah alumninya nanti bukan hanya pandai di sains dan pendidikan tapi bagaimana mereka mempunyai keterampilan dan soft skill lainnya," ungkapnya. (*)

Acara penutupan tersebut dirangkaikan dengan pengumuman pemenang empat cabang lomba diantaranya:

Olimpiade Biologi tingkat SMA
  • Juara Pertama SMAN 2 Tinggi Moncong
  • Juara Kedua SMAN 17 Makassar
  • Juara Ketiga SMAN 2 Pangkajene  
Mading Tingkat SMA
  • Juara Pertama SMAN 1 Wonomulio
  • Juara Kedua SMAN 2 Longkang
  • Juara Ketiga SMAN 1 Campalagian 
Akustik
  • Juara Pertama SMAN 1 Makassar
  • Juara Kedua SMAN Khusus Jeneponto 
  • Juara Ketiga SMAN 1 Patampanua

Debat

  • Juara Pertama SMAN 17 Makassar
  • Juara Kedua SMA Athira Bukit Baruga
  • Juara Ketiga SMAN 1 Makassar
  • Juara Keempat SMAN 1 Palopo

 

*Reporter: Kasdar Kasau







Serambi Kampus, Nekat Pentas Tanpa Surat Izin

Pementasan Serambi Kampus oleh FPK
FSD UNM, Jumat (24/10).
(Rosni-Profesi)
PROFESI-UNM.COM - Pementasan Serambi Kampus yang digelar oleh Forum Pembahasan Kebangsaan (FPK) yang di helat Jumat malam ini (24/10) di baruga colli pujie Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM) nekat pentas tanpa surat izin.

Selaku penanggung jawab, Iwan, mengatakan bahwa pementasan serambi kampus ini sebenarnya tak mendapat surat izin, dikarenakan Pembantu Dekan Bidang Bemahasiswaan (PD III) FSD enggan memberi izin. Pasalnya ditakutkan terjadi hal-hal yang tak diinginkan pada saat pementasaan digelar, apalagi beberapa hari yang lalu ada kejadian.

"Kami tetap optimis menggelar pementasaan ini, meski tak ada surat izin langsung dari PD III, dan semoga aman-aman saja saat pementasan digelar. Kita kan anak seni yang harusnya berkarya seperti pada serambi kampus ini," tuturnya. (*)

*Reporter : Rosni Armin

Pekan Kepemimpinan FBS Resmi Digelar

Admin by kasdar kasau on Friday, 24 October 2014 | 19:20

Mahasiswa FBS UNM mengikuti PKM 2014 di Lapangan Basket FBS, Jumat (24/10).
(Agung-Profesi)
PROFESI-UNM.COM - Pekan Kepemimpinan Mahasiswa (PKM) 2014 yang digelar Keluarga Mahasiswa (Kema) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) resmi dibuka oleh Pembantu Dekan Bidang Akademik (PD I) FBS UNM, Syarifuddin Dolla di Lapangan Basket FBS, Jumat (25/10).

Dalam sambutannya, ia mengatakan, kegiatan ini menjadi kegiatan dan awal bagaimana melahirkan generasi pemimpin masa depan. "Kegiatan ini semoga bisa melahirkan pemimpin yang berkarakter dan juga berintelek," tutur Dosen Jurusan Bahasa Iggris ini.

Hal yang sama diungkapkan Ketua panitia PKM FBS 2013, Muhammad Hamid. Ia megatakan keigatan ini bisa menjadi pemimpin yang berkarakter. "Semoga kegiatan ini bisa melahirkan keluaran FBS yang lebih berkualitas," tuturnya.

Hadir pula dalam pembukaan, Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan, Syukur Saud. Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Asing dan Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. (*)

*Reporter : Agung Rinaldy Malik

LK FBS Akhirnya Temui Titik Terang

Fakultas Bahasa dan Sastra UNM.
(Febriawan-Profesi)
PROFESI-UNM.COM - Setelah tiga tahun dibekukan, Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) akhirnya menemukan titik terang. Terlihat saat pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa (PKM) 2014 yang di helat di lapangan basket fakultas ungu tersebut, Jumat (24/10).

Pembukaan tersebut melibatkan seluruh elemen Lembaga Kemahasiswaan (LK) FBS diantaranya, Lentera, Bestra, Eltim, Maestro, dan tidak ketinggalan Deutsckunst dengan tarian Jermannya.

Hal ini kemudian disinyalir menjadi langkah pertama pencairan LK FBS. Seperti yang diungkapakan Pembatu Dekan Bidang Kemahasiswaan (PD III) FBS, Syukur Saud. "Mudah-mudahan ini langkah awal, karena ini adalah ujian pertama, ujian kepercayaan, dan mengevaluasi," terang dosen Bahasa Jerman ini.

Ia juga berharap agar mahasiswa FBS kedepannya bisa lebih memegang amanah. Sesuai dengan tema yang diangkat, Membangun Jiwa Kepemimpinan Menuju Generasi Intelektual yang Berkarakter. "Kepercayaan pertama yang diberikan ke anandaku jadi jangan disia-siakan," pesannya. (*)

*Reporter: Dian Febriani

21 Perusahaan Asuransi Ramaikan Job Fair di Pinisi

Admin by kasdar kasau on Thursday, 23 October 2014 | 22:40

Pengunjung mendatangi stan pameran asuransi di pelataran
Menara Pinisi UNM, Kamis (23/10).
(Khaerul Mustaan-Profesi)
PROFESI-UNM.COM - Job Fair Insurance Day 2014 akhirnya dihelat hari ini di lantai 1 Menara Pinisi, Kamis (23/10). Tercatat sebanyak 21 perusahaan asuransi ikut serta membuka lowongan kerja di job fair ini dan juga esok, Jumat (24/10).

Acara ini terselenggara atas kerja sama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Dewan Asuransi Indonesia (DAI) yang didukung oleh Unit Pelaksana Teknis Carrier Development Centre (UPT CDC) UNM.

Beragam talkshow terkait asuransi pada job fair ini. Di antaranya Talkshow Peluang Karir di Dunia Asuransi, Tips dan Trick Bekerja di Perusahaan Asuransi, dan Strategi Lolos Wawancara Seleksi Kerja yang dilaksanakan pada hari ini.

Sedangkan Talkshow tentang Asuransi Investasi Sejak Muda,  Asuransi Bukan Pilihan Terakhir, Peluang dan Tantangan Sebagai Sistem Jaminan Sosial Masyarakat, dan Pentingnya Planner bagi Entrepreneur akan dilanjut pada hari kedua, besok.

"Insurance Day ini sangat bermanfaat sekali bagi yang baru mulai mencari pekerjaan ataupun juga masih mahasiswa, karena talkshow yang mengajarkan itu banyak sekali di acara ini," ungkap salah satu panitia penyelenggara, Aires.

Selain itu, Insurance Day 2014 dengan tema "Generasi Cerdas Berasuransi" ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti lomba, doorprize, dan penampilan berbagai band. (*)


*Reporter: Khaerul Mustaan

Deutsch Festival akan Digelar Lagi

int.
PROFESI-UNM.COM - Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Jerman Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM akan menggelar Deutsch Festival. Kegiatan yang mengangkat tema "Deutsch Macht Spass" ini akan diselenggarakan di kampus Parangtambung UNM, 22-23 November mendatang.

Ketua panitia, Rahman Anton mengatakan Deutsch Festival ini merupakan kegiatan yang sudah setiap tahunnya digelar. "Nantinya akan diperkenalkan mengenai budaya Jerman dan akan dikombinasikan dengan budaya daerah Sulsel," tuturnya.

Mahasiswa angkatan 2011 ini menambahkan, selain Deutsch Festival, kegiatan nantinya akan dirangkaikan dengan Deutsch Olimpiade. "Deutsch Olimpiade juga setiap tahun digelar dan ini diikuti oleh siswa-siswi SMA. Tapi tetap kami akan memberi sesuatu yang berbeda," katanya.

Ia pun mengharapakan kegiatan ini nantinya bisa berlangsung meriah dengan disaksikan mahasiswa dari seluruh fakultas. "Banyak item yang akan dilombakan, dan semoga pada tahun ini kegiatannya bisa lebih baik dibanding tahun sebelumnya," harap Rahman. (*)

*Reporter : Agung Rinaldy Malik

Dialog Pencegahan Terorisme Dibatasi 400 Peserta

Dialog Pencegahan Terorisme yang diselenggarakan
di Hotel Siliwangi Jawa Tengah, 9 September 2014.
(Foto: SuaraMerdeka.Com)
PROFESI-UNM.COM - Peserta "Dialog Pencegahan Terorisme" yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) di ruang teater Menara Pinisi, Senin (27/10) dibatasi hanya 400 orang. Hal itu dikarenakan jumlah tersebut sudah mencapai daya tampung maksimal ruang teater.

Sekretaris Panitia Pelaksana, Ismail mengatakan, saat ini pendaftar telah memenuhi kuota tersebut. "Jika kami masih menerima takutnya akan ada peserta yang berada di luar ruangan," candanya.

Lebih Jauh, Ismail mengatakan, dialog tersebut akan dihadiri peserta dari berbagai perguruan tinggi di sulsel dan untuk pertama kalinya diselenggarakan di Sulawesi Selatan. "UNM dipercaya sebagai tempat pelaksanaan ini yang diketuai PR III kita," kata dosen Biologi FMIPA ini.

Pembicara dalam dialog ini ialah mantan teroris Jamaah Islamiyah (JI), Ali Fauzi. Ia merupakan adik dari terpidana mati peristiwa Bom Bali I pada 2002 silam. (*)

*Reporter: Khaerul Mustaan

Mantan Teroris JI akan Datangi UNM

Ali Fauzi (tengah).
(JPNN)
PROFESI-UNM.COM - Siapa yang tak ingat Bom Bali I, peristiwa terorisme terparah sepanjang sejarah Indonesia yang menewaskan 202 jiwa. Juga otak pengeboman itu yakni terpidana mati, Amrozi.

Senin (27/10), adiknya, Ali Fauzi yang juga pernah menjadi sindikat teroris bersamanya akan datang ke UNM. Kunjungannya itu dalam rangka sebagai pembicara dalam "Dialog Pencegahan Terorisme" di ruang teater Menara Pinisi. Acara tersebut diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Ketua Panitia Pelaksana, Heri Tahir, mengatakan, Ali Fauzi akan mengisahkan pengalamannya masuk di jaringan terorisme Jamaah Islamiyah (JI) dan alasannya keluar dari jaringan itu. "Apa yang disampaikannya akan menjadi pelajaran bagi anak muda supaya tidak mudah terpengaruh dengan paham-paham yang berbau terorisme," kata Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan (PR III) UNM ini.

Ali Fauzi akan membekali peserta seminar tentang bagaimana menangkal doktrin terorisme yang ada di tengah-tengah masyarakat dan mahasiswa. "Kita tidak bisa membatasi seseorang untuk mengikuti suatu komunitas tertentu, tapi setidaknya kita bisa memberi pemahaman agar mahasiswa bisa membentengi diri dari pengaruh terorisme. Ali Fauzi adalah orang yang tepat menyampaikan ini," bebernya.

Sekadar diketahui, Ali Fauzi pernah menjadi orang paling disegani di Jamaah Islamiyah (JI), perhimpunan teroris terbesar di Asia Tenggara. Ia sangat ahli dalam merakit bom sehingga ia dipercaya sejak 1998 sebagai instruktur merakit bom bagi para anggota baru JI di Indonesia.

Ali keluar dari JI pada 2001 karena menyadari jihat JI radikal dan bertentangan dengan syariat Islam. Ia pun terbebas dari tuduhan pelaku Bom Bali I yang terjadi pada 2002 silam. (*)


*Reporter: Khaerul Mustaan

Aslan Abidin: Orang Cerdas Pasti Kritis

Aslan Abidin, Dosen Universitas Negeri Makassar
(Tempo)
PROFESI-UNM.COM - Hal tersebut diungkapkan Aslan Abidin dalam Pena Literasi yang diselenggarakan Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia, Rabu (22/10). Sebagai pembicara utama, Aslan mengkaji mengenai kiat menjadi seorang penulis.

"Penulis harus rajin membaca" ungkapnya. Dosen Sastra tersebut menjelaskan cara terbaik untuk menjadi cerdas adalah dengan membaca. Pengalaman serta ilmu yang didapat dari hasil membaca akan menjadi dasar menulis.

"Pemikiran saat menulis akan semakin kritis karena penulis memiliki dasar ilmu yang banyak," jelasnya.

Selain membaca, Aslan juga menambahkan penulis juga harus mampu menciptakan iklim menulis dalam kesehariannya. "Menulis bukan hanya sekadar menulis tapi butuh rasa nyaman," tutupnya

*Reporter: Sulastri Khaer

Penulis Harus Kuasai Bahasa

Admin by Arnawan Arief on Wednesday, 22 October 2014 | 20:51

Aslan Abidin saat membawa materi, rabu (23/10)
(Lastri - Profesi)
PROFESI-UNM.COM - Pena literasi dalam rangkaian Trilogi Darma Smart and Fun menghadirkan Aslan Abidin sebagai pembicara utama, Rabu (22/10). Kegiatan ini diselenggarakan mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, namun peserta yang hadir berasal dari seluruh prodi di Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS).

Aslan menjelaskan penulis yang ingin berhasil dalam tulisannya harus mengerti media utama dari tulisannya. "Bahasa menjadi media utama sebab itu pahami bahasa sebelum menulis," ungkap Dosen sastra tersebut.

Lebih lanjut Aslan menjelaskan rutinitas menulis menjadi hal menarik karena akan menghasilkan karya-karya dari pemikiran yang disusun sendiri oleh sang penulis. "Setiap pemikiran berbeda-beda sehingga itu menarik'" terangnya.

Ketua Panitia, Khairil Hamka menjelaskan Pena Literasi ini bertujuan untuk membuka prmikiran mahasiswa tentang pentingnya menulis. Harapannya setelah mengikuti kegiatan ini, peserta mampu meningkatkan diri hingga menjadi penulis handal.
"Kegiatan ini semoga mampu melahirkan penulis-penulis baru yang handal," terang mahasiswa angkatan 2011 ini.

*Reporter: Sulastri Khaer